Libur Lebaran 2026, Jumlah Wisatawan di Jatim Meningkat 6 Persen; Capai 4,3 Juta Orang
Jawa Timur masih menjadi salah satu wilayah dengan tujuan wisata favorit wisatawan lokal maupun mancanegara pada momen mudik Lebaran 1447 H. Data per 24 Maret 2026, tercatat jumlah wisatawan berkunjung ke Jatim naik 6 persen menjadi 4,3 juta orang.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparta) Jatim, Evy Afianasari mengatakan, angka tersebut masih bersifat sementara dan masih ada potensi peningkatan mengingat imbauan pemerintah pusat agar melakukan perjalanan balik pada akhir pekan ini.
"Saat ini masih 4,3 juta. Jadi, naik sekitar 6 persen dari tahun lalu pada periode yang sama ya, periode yang sama per tanggal 24 kemarin gitu. Jadi, kita sih optimis masyarakat masih masih menggunakan objek-objek wisata Jatim," kata Evy ditemui di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, 26 Maret 2026.
Selain kunjungan wisata, jumlah pergerakan wisata di Jatim selama periode Lebaran kali ini diproyeksikan masih tinggi mencapai 17 juta pergerakan yang tercatat dalam sistem. Namun, data tersebut belum final karena beberapa tempat wisata belum melaporkan perkembangan.
Adapun destinasi favorit, kata Evy, masih ada di Kebun Binatang Surabaya, Sarangan, Jatim Park yang banyak dituju oleh wisatawan domestik.
"Kalau wisatawan mancanegara dominasi masih di Bromo tempatnya meskipun hujan-hujan kayak gini itu kan experience ya dan itu wisata minat khusus. Jadi memang mereka tidak bisa diprediksi," ujarnya.
Evy bersyukur, pada momen libur Lebaran kali ini sangat sedikit kecelakaan yang terjadi di tempat wisata yang menyebabkan adanya fatalitas. Hal ini tak lepas dukungan berbagai pihak membantu proses pengamanan, termasuk upaya pemerintah melakukan operasi modifikasi cuaca.
"Tahun ini alhamdulillah kita minim accident.
Ini berkat fasilitas-fasilitas yang sudah dibangun oleh Ibu Gubernur itu. Kemudian, terkait cuaca juga ada titik-titik tertentu yang Ibu Gubernur memberikan treatment khusus, sehingga bisa turut mengkondisikan situasi atau cuaca di Jatim," pungkasnya.
Advertisement