Diancam Mogok Tanding, PT LIB Bongkar Jatah Uang Klub Liga 1
Jakarta: Ancaman mogok tanding 15 klub Liga I dan tudingan tidak transparan dalam pengelolaan keuangan, akhirnya membuat telinga PT Liga Indonesia Baru (LIB) merah juga.Β
PT LIB, Β melalui Direktur Utama Berlington Siahaan malah Β membongkar semua uang yang diterima klub, Β "Mereka minta transparansi bisnis. Kompetisi ini berjalan delapan bulan dan baru berakhir pada november nanti. Maka laporan keuangannya juga baru akan dibuat pada akhir musim," ujar Berlinton Siahaan.
Ditambahkan Berlinton Β dana sponsor yang jadi kewajiban operator kepada klub Liga 1 adalah Rp 7,5 miliar untuk setiap klub Liga 1 yang diberikan secara bertahap. Rinciannya, Rp 1 miliar diberikan sebelum kompetisi Β dan Rp 1,5 miliar diakhir musim nanti. "Sedangkan 5 miliar sisanya dicicil setiap bulannya," jelasnya .Β
Seluruh klub, lanjut Berlinton sudah menerima subsdi itu sesuai jatahnya, "Meski ada sponsor yang menunggak dana kepada kami, jatah klub tetap kami berikan sesuai tahap, " tandasnya.Β
Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 15 klub yang tergabung dalam Forum Klub Sepakbola Profesional Indoensia (FKSPI) menuntut operator Liga 1 untuk transparansi dalam aspek bisnis. Bahkan mengancam mogok tanding dalam waktu 14 hari ke depan.Β
PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator dituding tidak transparan dalam beberapa hal, seperti bisnis, hukum, dan pertandingan. PT LIB juga dianggap tak transparan dalam pengelolaan hal siar dan pembagian fee ke klub. tom
Β
Advertisement