Waspada Usai Lebaran: Ini Daftar Penyakit yang Sering Muncul dari Batuk hingga Asam Urat
Penyakit setelah Lebaran bisa muncul jika tidak memperhatikan jenis dan porsi makanan yang dikonsumsi, apalagi kalau punya riwayat penyakit tertentu, bida jadi masalah.
Dokter Kevin Adrian dalam rubrik 'Alo Dokter' menjelaskann momen lebaran biasanya identik dengan suguhan makanan bersantan, seperti opor ayam dan rendang dan aneka macam gorengan. Belum lagi dengan banyaknya pilihan kue dan minuman manis yang tersedia untuk menemani momen hangat berkumpul bersama sanak saudara.
Hidangan khas Hari Raya Idul Fitri memang sulit untuk ditolak. Namun, jangan sampai βlupa diriβ hingga makan secara berlebihan. Pasalnya, hal ini dapat memicu muncul atau kambuhnya beragam penyakit.
Beberapa penyakit atau keluhan yang cukup umum muncul setelah Lebaran
1. Sakit maag
Sakit maag bisa muncul akibat kamu terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak atau pedas serta makan dengan porsi yang berlebihan. Tak hanya sakit perut bagian atas, sakit maag juga dapat menimbulkan beragam keluhan lain, mulai dari mual, muntah, hingga sering bersendawa.
2. Diare
Kalau di momen hari raya sering buang air besar bahkan hingga lebih dari 3 kali sehari, bisa jadi mengalami diare. Saat diare, selain BAB cair, juga bisa mengalami sakit perut, mulas, bahkan dehidrasi.
Umumnya, diare saat Lebaran dipicu oleh pola makan yang tidak dijaga, misalnya mengosumsi makanan yang tidak terjamin kebersihannya atau mengonsumsi makanan yang berpotensi mengiritasi lambung, seperti makanan asam dan berminyak.
3. Hipertensi
Jika penderita hipertensi, maka sangat perlu menjaga pola makanmu saat Lebaran. Pasalnya, ketika Lebaran, biasanya tersaji beberapa makanan yang sebenarnya perlu kamu hindari karena dapat membuat tekanan darahmu meningkat drastis, contohnya makanan tinggi garam dan minuman berkafein
4. Asam urat
Seperti yang telah dijelaskan di awal, selain makanan asin dan bersantan, momen Lebaran juga identik dengan makanan manis dan makanan tinggi protein. Konsumsi makanan dan minuman tinggi gula saat Lebaran bisa memicu kambuhnya asam urat.
Bagi orang yang sudah lama menderita penyakit asam urat, mengonsumsi makanan tinggi purin, seperti daging merah, sarden, atau udang, bahkan bisa menyebabkan serangan gout berat.
5. Kolesterol
Seseorang dengan riwayat kolesterol tinggi harus selalu memperhatikan jenis dan porsi makanan yang dikonsumsi, termasuk ketika sedang merayakan Lebaran. Ini karena mengonsumsi gorengan, makanan cepat saji, dan jeroan terlalu banyak saat Lebaran dapat meningkatkan kadar kolesterol.
Jika dibiarkan dan tidak ditangani dengan baik, tingginya kadar kolesterol dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah bahkan berisiko menimbulkan komplikasi serius, seperti serangan jantung.
6. Diabetes
Kalau menderita diabetes, maka kamu wajib memilih dan membatasi makanan yang kamu konsumsi agar gula darahmu tetap terkendali, termasuk ketika momen Lebaran. Sebagian besar menu makanan dan minuman yang disajikan saat Lebaran termasuk dalam pantangan diabetes.
Oleh karena itu, agar kadar gula darahmu tetap stabil saat Lebaran, pastikan kamu membatasi konsumsi makanan atau minuman manis, serta selalu minum obat penurun gula darah yang sudah diresepkan oleh dokter.
Selain itu, perbanyaklah minum air putih dan sajikan beragam minuman sehat, seperti infused water, air kelapa, atau jus buah agar momen Lebaran semakin menyenangkan dan kesehatanmu tetap terjaga.
7. Batuk Batuk
Batuk batuk yang muncul pasca lebaran disebabkab oleh minum es dan gorengan yang tidak terkonrtol. Umumnya batuk berdahak, sakit tenggorokan kehilangab suara
"Jika mengalami keluhan atau penyakit yang telah disebutkan di atas, lakukan kontrol dan konsultasikan dengan dokter, agar mendapatkan penanganan yang tepat," pesan dr Kevin, dikutip Jumat 27 Maret 2026.
Advertisement